Valentino Rossi The Doctor Berkuasa Lagi


Reuters/Kazuhiro Nogi

semarang – Dengan menjuarai GP Jepang di Sirkuit Motegi, Valentino Rossi sukses merengkuh titel juara dunianya yang keenam. Raihan tersebut merupakan seklumit fakta dari perjalanan panjangnya di dunia balap motor.

Italiano berusia 29 tahun ini merintis jalannya di dunia balap motor dari kelas yang terendah, yakni 125 cc, pada tahun 1996. Sejak saat itu, ia telah menjadi juara dunia sebanyak delapan kali dari semua kelas yang telah diikutinya.

Berikut adalah beberapa fakta mengenai dirinya:

– Ia dilahirkan di Urbino, Italia, pada tanggal 16 Februari 1979.

– Awalnya ia sangat berhasrat untuk menjadi pembalap go-kart. Tapi, kemudian memilih untuk mengikuti jejak ayahnya, Graziano, yang juga seorang pembalap motor.

– Ia mengawali debutnya di dunia balap motor pada tahun 1996 dengan mengikuti kelas 125 cc bersama tim Aprilia.

– Setahun kemudian, tepatnya tahun 1997, ia mengukuhkan namanya sebagai juara dunia kelas 125 cc.

– Tahun 1998 ia naik ke kelas 250 cc, masih tetap bersama tim Aprilia. Ia menjadu juara kelas 250 cc pada tahun 1999.

– Usai menjadi juara di 250 cc, ia langsung naik ke kelas 500 cc pada tahun 2000 dan bergabung bersama tim Honda. Di musim pertamanya di 500 cc ia meraih posisi runner up di belakang Kenny Roberts Jr.

– Dominasinya di kelas 500 cc (yang kemudian berganti nama menjadi MotoGP tahun 2002) dimulai pada tahun 2001. Dalam rentang waktu 2001-2005 ia selalu berhasil menjadi juara dunia.

– Dominasi itu runtuh selama dua tahun (2006 dan 2007) di mana Nicky Hayden dan Casey Stoner bergantian menjuarai musim itu.

– Ia sempat berganti tim dari Honda ke Yamaha pada tahun 2004.

– Ada beberapa teori mengapa ia dijuluki “The Doctor“. Pertama adalah karena gaya membalapnya yang dinilai bisa “membius” lawan-lawannya ketika melakukan overtaking. Kedua, menurut ayahnya, adalah karena gelar “Doctor” di Italia merupakan sebutan untuk orang penting, menandakan Rossi adalah orang penting di negeri spaghetti itu.

Nickname pertamanya di kelas 125 cc, jauh sebelum “The Doctor“, adalah “Rossifumi“. Ia menggunakannya karena terinspirasi rekannya sesama pembalap, Norifumi Abe.

– Mengapa ia sangat menggemari nomor 46? Itu karena angka 46 merupakan nomor motor ayahnya, Graziano.

– Rossi juga terkenal dengan desain helmnya yang penuh corak dan warna. Desain-desain tersebut dirancang oleh Aldo Drudi.

– Ia juga dikenal memiliki ketertarikan terhadap F1 dan reli. Media sering menspekulasikan dirinya akan pindah ke balap roda empat suatu hari.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: